Mining

Perusahan yang dengan tujuan untuk mencari minyak bumi, emas, batu bara dan bahan material lainnya di dalam perut bumi dengan cara menggalinya. 

Perusahaan cukup besar dan dilakukan ditempat yang masih asri dan bisa di bilang lokasinya jauh di pedalaman dan sulit ditemukan di daerah yang memiliki bangunan besar. 

Bahan material yang ditemukan tidak bisa langsung dijual karena perlu di teliti, pemurnian, pengolahan, pengakutan dan penjualan. Proses yang dibutuhkan cukup panjang oleh karena itu harga bahan material tersebut sangat mahal.

Eksplorasi

Tahapan ini adalah proses dimana pencarian endapan mineral yang terdapat jauh dibawah tahan. Bahan yang terkandung, kualitas, ukuran, dan bentuk semuanya harus di riset untuk menemukan bahan material yang berkualitas dan memiliki nilai jual yang tinggi. Proses ini yang menentukan seberapa besar usaha untuk penggalian akan dilakukan. Bahan material yang ditemukan tidak akan langsung dijual, namun melalui beberapa studi kelayakan untuk memiliki nilai jual. Jika daerah tersebut memiliki hasil tambang yang layak dan memiliki hasil tambang yang melimpah dengan jumlah yang tidak sedikit ini akan terus berlanjut.

Perencanaan

Sebelum dimulai penggalian harus mengenail daerah seperti apa yang akan digali. Mulai dari tanah, keadaan sekitar dan juga pemetaan yang harus dilakukan. Karena bahan penggalian yang biasanya terletak cukup dalam di bawah tanah harus dibangunkan jalan akses untuk memudahkan membawa hasil penggalian ke permukaan.

Procurement

Pembelian atau menyewakan alat pembantu pengalian dan material untuk pembangunan mess karyawan. Adapun kantor yang dibangun untuk memantau kegiatan penggalian, fasilitas komunikasi, jalan akses untuk menuju kepertambangan atau keluar dari daerah pertambangan, pembangkit listrik dan juga tempat penyimpanan fasilitas penggalian.

Penambangan (Eksploitasi)

Penggalian sudah mulai dilakukan pada proses ini mulai. Bahan galian yang sudah ditemukan tidak langsung dijual ada beberapa tahap pengelohan yang menjadikan bahan material tersebut menjadi layak jual. Proses penambangan ini juga akan memakan waktu yang paling lama diantara proses lainnya.

Penambangan yang dilakukan dalam tanah membutuhan peyangga yang kokoh untuk membuka akses masuk keluarnya pekerja dan bahan material yang telah didapatkan. Ada juga yang diperlukan adalah venitilasi, drainase seperti mengalirkan, membuang, menguras dan mengalirkan air.

Pengolahan

Bahan material yang ditemukan tidak dapat langsung dijulan. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh bahan material sehingga bahan tersebut memiliki nilai sehingga bahan material yang didapatkan menjadi murni dan senyawa yang tidak diperlukan terbuang.

Pemasaran

Bahan material yang sudah dapat dijual dan konsumen biasa membeli kontrak atau surat kepemilikan untuk membeli bahan material tersebut. Surat kepemilikan ini dapat menjadi nilai jual yang lebih tinggi lagi jika bahan material menjadi langka.

Rekmalasi

Setelah melakukan penambangan yang prosesnya bisa sampai 100 meter atau bahkan lebih dibawah tanah membuat kerusahakan yang cukup fatal jika dibiarkan begitu saja. Bisa menimbulkan longsor, tanah amblas, dan bencana lainnya yang akan berdampak ke daerah sekitar pemungkinan warga. Penanaman kembali pohon akan kembali menjaga ekosistem dan sumber daya yang tetap utuh. Selain itu penanaman kembali merupakan bentuk tanggung jawab terhadap alam karena sudah diambil sumber daya berharga lainnya.