Teknologi

5 Software Akuntansi yang Paling Sering Digunakan di Indonesia

176 views
Friday, November 27, 2020

Mencari software akuntansi terbaik bagi bisnis merupakan hal yang cukup challenging, karena setiap perangkat lunak akuntansi memiliki keunggulannya masing-masing.

Software akuntansi merupakan salah satu perangkat lunak yang paling penting bagi bisnis apapun di Indonesia, bukan hanya pengelolaan pembayaran ke supplier atau pembuatan faktur untuk klien, masih ada banyak proses dalam manajemen keuangan yang perlu disederhanakan seperti pengelolaan pajak, rekonsiliasi bank, pengelolaan utang dan piutang, dan masih banyak lagi.

Ada 5 software akuntansi yang mungkin cukup banyak digunakan di Indonesia. Yuk, simak ulasan singkatnya di bawah ini.

1. SAP

Software asal Jerman ini telah memiliki lebih dari 300,000 pelanggan yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Melalui S/4HANA Finance, SAP menawarkan solusi otomatis berbasis awan (Cloud Computing) dan on-premise kepada perusahaan-perusahaan besar di Indonesia untuk menyederhanakan pengelolaan keuangan mereka.

Beberapa fitur utama yang dimiliki oleh SAP S/4HANA Finance yakni pembuatan laporan keuangan real-time, manajemen utang dan piutang, manajemen kredit, perencanaan keuangan, dan manajemen anggaran.

SAP S/4HANA Finance dapat diintegrasikan dengan SAPSuccess Factors untuk mengotomatiskan manajemen human resource perusahaan. Di Indonesia sendiri, sistem akuntansi ini lebih cocok digunakan oleh perusahaan-perusahaan berskala besar.

2. Zahir

Zahir merupakan salah satu software akuntansi tertua di Indonesia yang melayani berbagai jenis bisnis.

Ada beberapa jenis paket yang ditawarkan oleh Zahir Accounting, yaitu Zahir Online untuk bisnis jasa dan manufaktur, Zahir Essential untuk distribusi dan perdagangan, Zahir Professional untuk kontraktor dan produsen, Zahir Enterprise untuk perusahaan-perusahaan besar, dan Zahir On Premise untuk perusahaan besar dan menengah.

Beberapa fitur andalan dari Zahir untuk bisnis kecil dan menengah di antaranya manajemen penjualan, manajemen pembelian, pembayaran piutang, pembayaran utang, dan manajemen kas. Sedangkan untuk perusahaan-perusahaan enterprise, Zahir menawarkan lebih banyak fitur yang mencakup persediaan, pengelolaan warehouse, dan manajemen aset.

Baca Juga: Mengulik Manfaat Point of Sales dari 2 Sisi

3. EQUIP

EQUIP adalah software akuntansi dari Singapura yang telah dikembangkan oleh HashMicro sejak tahun 2008.

Kelebihan dari sistem manajemen keuangan EQUIP adalah perangkat lunak berbasis awan (Cloud Computing) dan on-premise ini memungkinkan perusahaan untuk memprediksi performa keuangan mereka melalui fitur financial forecasting dan memudahkan mereka untuk melacak laba dan rugi di setiap divisi dan lokasi perusahaan.

EQUIP Accounting menawarkan lisensi yang tidak terbatas untuk setiap perusahaan sehingga dapat digunakan oleh sebanyak mungkin pengguna yang diberikan hak akses tanpa biaya tambahan.

Sistem akuntansi yang terintegrasi dengan modul penggajian, penjualan, dan inventaris ini juga menawarkan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan kustomisasi, karena sistemnya dikembangkan secara in-house.

4. Jurnal

Jurnal menyediakan software akuntansi berbasis awan (cloud computing) yang lebih cocok digunakan oleh berbagai bisnis berskala kecil dan menengah di Indonesia. Tanpa biaya instalasi di awal, aplikasi keuangan Jurnal dapat diakses dari mana pun dengan menggunakan internet.

Jurnal menyediakan berbagai fitur penting seperti pelaporan lengkap dan real time, pembuatan faktur, pencatatan biaya, pelacakan persediaan, dan manajemen aset. Aplikasi akuntansi ini juga memungkinkan pengguna untuk menghubungkan akun bank mereka melalui fitur Cash Link.

5. Accurate

Accurate adalah software Akuntansi paket buatan asli Indonesia yang dikembangkan oleh PT Cipta Piranti Sejahtera sejak tahun 2000 hingga akhir tahun 2017.

Accurate menghadirkan dua jenis paket software akuntansi untuk pelaku bisnis yang ingin mengotomatiskan manajemen keuangan mereka, yakni Accurate Online dan Accurate 5 Desktop. Accurate Online hanya mengharuskan pelanggannya untuk berlangganan setiap bulan dan menyimpan data mereka di sistem cloud, sedangkan Accurate 5 Desktop mengharuskan penggunanya untuk membeli software ini di awal dan menyimpan data di komputer mereka.

Accurate lebih cocok digunakan sebagai sistem pembukuan untuk back office, akan tetapi software ini juga dapat digunakan untuk mengelola penjualan.

Beberapa fitur andalan software ini di antaranya manajemen surat penawaran, manajemen pesanan penjualan, pembuatan surat jalan, pembuatan faktur, dan manajemen piutang. Meskipun Accurate juga dapat membaca barcode melalui scanner, namun sistem ini tidak bisa mencetaknya.

Nah, itu dia ulasan singkat kami mengenai 4 perangkat lunak akuntansi yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Ada dua hal penting yang perlu dipertimbangkan untuk memiliki software akuntansi yang tepat yaitu seperti apa kebutuhan bisnis dan anggaran yang dimiliki, karena semakin banyak dan kompleks kebutuhan maka semakin banyak fitur dalam software yang dibutuhkan. Semoga artikel ini bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait