Tangerang, 4 Mei 2026 — SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan hasil keuangan SAP Q1 2026 untuk periode kuartal pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026. Kinerja ini menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat, terutama pada portofolio cloud SAP yang terus mencatat permintaan tinggi dari pelanggan global.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya adopsi solusi Business AI, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses bisnis, serta transisi berkelanjutan pelanggan menuju Cloud ERP Suite.
Table of Contents
Ringkasan Hasil Keuangan SAP Q1 2026
Dalam laporan keuangan kuartal pertama 2026, SAP mencatat sejumlah pencapaian penting, antara lain:
- Pendapatan Cloud meningkat 19% menjadi €5,96 miliar, atau naik 27% berdasarkan kurs tetap.
- Pendapatan Cloud ERP Suite tumbuh 23% menjadi €5,21 miliar.
- Current Cloud Backlog mencapai €21,9 miliar, meningkat 25% pada kurs tetap, mencerminkan permintaan cloud yang tetap kuat ke depan.
- Laba Operasional IFRS naik 17% menjadi €2,74 miliar, menunjukkan peningkatan efisiensi operasional perusahaan.
Business AI Dorong Pertumbuhan SAP
Fokus SAP dalam mengintegrasikan Kecerdasan Buatan atau AI ke dalam ekosistem bisnisnya mulai memberikan dampak positif. Salah satu inovasi utama SAP, yaitu asisten AI generatif Joule, kini semakin banyak digunakan oleh pelanggan global.
Joule membantu perusahaan mengotomatisasi proses bisnis, mempercepat pengambilan keputusan, serta memberikan wawasan berbasis data secara real-time. Kehadiran Business AI menjadi salah satu faktor utama yang memperkuat pertumbuhan pendapatan cloud SAP pada kuartal pertama 2026.
Transisi dari On-Premise ke Cloud Terus Berlanjut
Sejalan dengan strategi transformasi digital perusahaan, pendapatan dari lisensi perangkat lunak tradisional berbasis on-premise mengalami penurunan sebesar 12%. Penurunan ini sesuai dengan ekspektasi SAP, mengingat semakin banyak pelanggan yang beralih ke model berlangganan berbasis cloud.
Model cloud dinilai lebih fleksibel, skalabel, dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan modern yang ingin meningkatkan efisiensi operasional serta mempercepat transformasi digital.
Proyeksi SAP untuk Tahun 2026
Berdasarkan performa positif pada kuartal pertama, SAP kembali menegaskan target keuangan untuk tahun penuh 2026. Perusahaan memperkirakan pendapatan cloud berada di kisaran €25,8 miliar hingga €26,2 miliar.
Selain itu, SAP juga memproyeksikan arus kas bebas atau Free Cash Flow sekitar €10 miliar. Proyeksi ini memperkuat optimisme perusahaan terhadap pertumbuhan bisnis cloud dan adopsi Business AI sepanjang tahun 2026.
Tentang SAP
SAP memiliki strategi untuk membantu setiap bisnis berjalan sebagai perusahaan yang cerdas dan berkelanjutan. Sebagai salah satu pemimpin pasar dalam perangkat lunak aplikasi perusahaan, SAP mendukung organisasi dari berbagai ukuran dan industri agar dapat menjalankan operasional bisnis secara lebih efektif.
Informasi lebih lanjut tersedia di www.sap.com.
